Perpisahan, SMPN 3 X Koto Singkarak

Ketua Pelaksana Perpisahan SMPN 3 X Koto Singkarak Yunita Karyaweti diapit oleh Nur  Azizah dan Aisyah Putri Nan  Sati selaku MC. Wewe

Arosuka – Suasana haru sangat terasa pada acara perpisahan SMP Negeri 3 X Koto Singkarak, Kamis (3/5). Acara kali ini bukan saja perpisahan dengan siswa kelas IX, juga perpisahan dengan kepala sekolah dan para guru.

Kepala SMP Negeri 3 X Koto Singkarak, Mardizon, yang sudah 6,5 tahun memimpin sekolah ini, pindah ke SMPN 1 X Koto Diatas. Tentu sangat berat berpisah dengan keluarga besar SMP ini karena sudah terjalin rasa cinta kasih dan saling memahami dalam memajukan sekolah ini.
Begitu juga dengan para guru yang memasuki masa pensiun yakni Lindawati, Rosmaliar, Mariani, Nela Sari, Nasrul pun dirasakan sebagai kehilangan bagi rekan-rekan bagi guru, sementara para siswa pun merasakan hal yang sama. Mereka kelihatan belum ingin berpisah dengan guru mereka.
“Saya sudah menjadi bagian dari sekolah ini,” ujar Mardizon. Bukanlah waktu yang singkat 6,5 tahun. Namun selama itu, mungkin masih banyak yang belum bisa dilakukan. Kehadiran pimpinan baru diharapkan bisa lebih memajukan sekolah ini.
“Saya berharap SMP ini terus maju dan berkembang, dan bisa bersaing dengan sekolah lainnya yang lebih maju,” harap Mardizon, yang menyampaikan permohonan maaf dan ucapan terima kasih atas kerjasama semua warga sekolah selama ini. Sekalipun sudah pindah tugas, ia berharap silaturahmi tetap terjalin dengan baik”.
“Perpisahan kali ini memang terasa mengharukan,” ujar Yunita Karyaweti, Ketua Pelaksana Perpisahan. Biasanya hanya ada perpisahan dengan siswa kelas IX, tetapi kali ini kompleks, perpisahan dengan siswa, guru pensiun, pindah tugas, sekaligus perpisahan dengan kepala sekolah.
Seperti perpisahan sebelumnya, tambah Yunita Karyaweti, pembawa acara (MC) selalu dua orang, yakni siswa yang berbahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Kali ku ini tugas MC dipercayakan kepada  Nur  Azizah, berbahasa Inggris dan Aisyah Putri Nan  Sati menggunakan bahasa Indonesia.
Sementara Kepala SMPN 3 X Koto Singkarak, Arnis berharap program yang sudah ada selama ini, bisa dilanjutkan. Apalagi program yang dirancang tersebut terbukti mampu membawa kemajuan bagi sekolah ini.
“Khusus bagi siswa, diharapkan bisa mendapatkan SAMA/SMK yang dinginkan,” harap Arnis, yang tahun ini melepas 126 siswa kelas IX. Jangan sampai ada yang putus sekolah. Teruslah melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Foto bersama Kepsek, Pengawas dan majelis guru usai acara perpisahan.

Perpisahan kali ini selain dihadiri oleh majelis guru dan siswa, juga hadir mantan kepsek SMP ini, Muspida, pemerintahan nagari, komite, pengawas sekolah, dan undangan lainnya.

Dawai News

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.