Bursa Kerja ” Job Fair ” Masa Dulu dan Masa Kini

Bupati Solok, H.Gusmal,SE.MM di Job Fair Kabupaten Solok

Disusun Oleh : Dawai

Bursa kerja dimasa lalu dibuat hanya sebagai acara untuk mempertemukan perusahaan dan pencari kerja. Penyelenggara hanya menyiapkan satu ruangan besar yang terdiri dari puluhan atau seratusan stand perusahaan yang menawarkan lowongan kerja. Kandidat pekerja dibiarkan bebas menyambangi stand tersebut dan berusaha mendapatkan pekerjaan semaksimal mungkin.

Tampaknya, acara bursa kerja yang ditata seperti itu akan berjalan dengan lancar. Namun, ketika penyelenggara acara tidak punya perhitungan mengenai jumlah peserta yang datang, tata tertib yang jelas, kegiatan alternatif yang menyenangkan, maka bursa kerja akan menjadi tak terkendali.

Berikut gambaran bursa kerja di masa lalu.

Antrian panjang yang tidak ada habisnya

Apa yang Anda bayangkan tentang sebuah acara bursa kerja? Sebuah kegiatan yang harus dihadapi dengan kesehatan fisik dan mental yang prima. Pasalnya, Anda harus siap berdesakan dengan ratusan atau ribuan kandidat pencari kerja sejak pertama datang ke lokasi acara. Sistem registrasi yang terlalu rumit membuat antrian peserta acara mengular sampai ke dekat pintu gerbang. Jika terlambat sedikit saja, maka Anda akan terjebak di barisan belakang.

Ketika tiba di dalam ruangan, Anda akan mendapat tantangan yang sama. Tempat penyelenggaraan acara begitu penuh dengan lautan manusia. Anda harus kembali antri dan berdesakan untuk bertemu dengan perekrut dari perusahaan impian. Saat sampai di hadapan perwakilan perusahaan, tenaga Anda sudah hampir habis sehingga tidak bisa memaksimalkan kesempatan di sesi wawancara singkat.

Kesempatan bertemu dengan perekrut minim

Kalau dihitung-hitung, kebanyakan waktu yang Anda habiskan dalam sebuh acara job fair hanya untuk mengantri saja. Saking sempitnya waktu, maka Anda hanya bisa memanfaatkan setiap menit yang dimiliki untuk menyebarkan CV sebanyak mungkin ke setiap stand perusahaan –kalau perlu hanya memasukkan berkas Anda ke dalam drop box saja-, tanpa berbincang dengan perekrut. Akhirnya, Anda hanya bisa berharap setidaknya ada satu atau dua orang perwakilan perusahaan yang menelepon pada keesokan hari.

Merepotkan

Ada dua hal yang paling merepotkan saat menghadiri bursa kerja di masa lalu. Pertama, saat Anda harus mendaftar secara manual. Terkadang, meski panitia sudah membuka pendaftaran online, Anda tetap harus mengisi beberapa formulir di meja registrasi. Belum lagi dengan masalah tak terduga seperti sistem komputer yang tiba-tiba down. Hal ini yang membuat antrian masuk ke ruangan acara job fair menjadi sangat panjang.

Hal lain yang akan membuat peserta job fair kerepotan adalah berkas lamaran kerja yang mesti dicetak dalam bentuk hard copy. Kita sering melihat kandidat pencari kerja pria datang ke acara job fair dengan ransel besar di punggungnya. Mungkin mereka mengisi tas tersebut dengan 10-20 salinan CV, pas foto, dan kelengkapan lamaran kerja lainnya. Sementara kebanyakan peserta wanita menenteng dua tas: satu tas berisi perlengkapan pribadi, satu tas lainnya berbentuk map atau tas jinjing berisi berkas lamaran kerja. Sangat merepotkan. Hal ini yang membuat kegiatan job fair di masa lalu hanya akan menjadikan Anda kelelahan dan stres di penghujung hari.

Namun, belakangan sebagian penyelenggara acara job fair sudah mulai berbenah diri. Mereka mencoba membuat kegiatan lebih menarik dan bisa dinikmati peserta kegiatan. Bursa kerja bukan hanya tempat untuk mencari kerja. Tetapi, bisa dimanfaatkan untuk memperluas jejaring, mendapat informasi tentang dunia kerja, bahkan pelatihan pengembangan diri.

Berikut hal yang bisa Anda harapkan dari job fair kekinian.

Kemudahan membawa berkas untuk kebutuhan melamar kerja

Lupakan map besar berisi berkas lamaran kerja yang harus Anda bawa-bawa sepanjang kegiatan bursa kerja. Pada job fair kekinian, panitia akan meminta CV Anda pada saat mendaftar. Anda bisa menyediakan cadangan berkas tersebut dalam bentuk soft copy yang disimpan di dalam smartphone atau flashdisk. Jika panitia atau perekrut meminta kembali berkas tersebut, maka mereka bisa langsung meng-copy data.

Acara edukasi

Pada acara job fair kekinian, Anda juga bisa mengikuti acara edukasi yang diselenggarakan di tengah-tengah stand atau di ruangan terpisah. Penyelenggara acara sudah memilah tema yang sesuai dengan kebutuhan kandidat pekerja zaman now. Misalnya, tema tentang peraturan ketenagakerjaan, berbagi pengalaman kerja di perusahan terkemuka, hingga pelatihan keterampilan kerja yang paling dibutuhkan saat ini.

Kesempatan berkenalan langsung dengan perekrut

Salah satu kesulitan yang dihadapi kandidat pencari kerja di masa lalu adalah bertemu dengan perekrut secara langsung. Mereka tidak punya kesempatan untuk “menjual” diri di depan perwakilan perusahaan. Namun, penyelenggara job fair kekinian memahami kebutuhan kandidat pencari kerja. Mereka menyediakan waktu khusus agar peserta acara bisa bertatap muka dengan perekrut. Sungguh kesempatan langka!

Kesempatan mengikuti tes untuk mengukur diri

Mungkin Anda sudah punya sertifikat keahlian dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Anda sudah menyertakan semua bukti tersebut pada satu set berkas lamaran. Namun, apakah keahlian Anda sudah sesuai dengan permintaan pasar tenaga kerja saat ini? Pada bursa kerja kekinian, Anda punya kesempatan untuk mencoba tes untuk mengukur kemampuan diri.

Hiburan

Bagaimana pun, proses pencarian kerja pasti melelahkan. Ada kalanya peserta acara job fair ingin duduk sejenak, mengingat orang-orang berikut topik yang dibicarakan selama acara berlangsung, dan mencatat nama perusahaan yang sudah dilamar. Penyelenggara acara job fair kekinian memahami kebutuhan peserta acara untuk rehat. Maka, Anda bisa menemukan adanya hiburan seni selama masa istirahat.

Makanan

Satu hal yang mungkin tidak pernah terpikirkan oleh penyelenggara bursa kerja di masa lalu adalah ketersediaan makanan untuk peserta acara. Penyelenggara hanya menghitung kebutuhan konsumsi untuk panitia dan penjaga stand perusahaan. Padahal, peserta acara mungkin harus berada di ruangan selama seharian penuh. Sementara stand makanan dan minuman hanya sedikit dan letaknya berjauhan. Namun, pada job fair kekinian, Anda bisa dengan mudah menemukan stand makanan dan minuman sehingga tidak akan kelaparan selama mengikuti acara.

Gambaran job fair kekinian seperti di atas bukanlah sebuah impian. Anda bisa menemukan pengalaman terbaik dalam proses pencarian kerja dalam Job fair Kabupaten Solok 2019.. Job fair ini diselenggarakan pada 25 – 26 Juni 2019 di Arosuka Kabupaten Solok.

Pada acara tersebut, Anda berkesempatan untuk he Axana Hotel,PT Permodalan Nasional Madani,PT Astra International,PT Bussan Auto Finance,PT Maju Global Motor,PT Elang Perkasa Motor,PT.Minang Sukses sejahtera,PT Anugerah Lautan Berlian, LPK Yaruki Language,Bank Mandiri Syariah,PT Mandala Multi Finance,PT Trans Retail Indonesia,PT Amanah Muda Persada,PT Andalan Mitra Prestasi PT sinar Insani,PT Transkreasindo, PT FIF Grup Padang, PT Ramayana Matahari Plaza,PT Andalas Berlin Motor,BTPN,PT Hansela Berkah abadi,BP3TKI,Primadata dan Hems Institut,PT Hulia Migas Pratama,PT indomobil Finance,PT Indrias Mandiri Sejati,PT MNC Vision

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.