Isi Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2020 Tentang Pedoman Penyelenggaran Belajar Dari Rumah

Ilustrasi Belajar Dari Rumah

SURAT EDARAN

NOMOR 15 TAHUN 2020 TENTANG

PEDOMAN PENYELENGGARAAN BELAJAR DARI RUMAH DALAM MASA DARURAT PENYEBARAN CORONA VIRUS DISEASE (COVID-19)

BAB I

TUJUAN, PRINSIP, METODE DAN MEDIA PELAKSANAAN BELAJAR DARI RUMAH

  1. Tujuan Pelaksanaan Belajar Dari Rumah

Pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR) selama darurat COVID-19 bertujuan untuk:

  1. memastikan pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan selama darurat COVID-19;
  2. melindungi warga satuan pendidikan dari dampak buruk COVID-19;
  3. mencegah penyebaran dan penularan COVID-19 di satuan pendidikan; dan
  4. memastikan pemenuhan dukungan psikososial bagi pendidik, peserta didik dan orang tua/wali.
  1. Prinsip Pelaksanaan Belajar Dari Rumah

BDR dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID 19), yaitu:

  1. keselamatan dan kesehatan lahir batin peserta didik, pendidik, kepala satuan pendidikan dan seluruh warga satuan pendidikan menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan BDR;
  2. kegiatan BDR dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik, tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum;
  3. BDR dapat difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup, antara lain mengenai pandemi COVID-19;
  4. materi pembelajaran bersifat inklusif sesuai dengan usia dan jenjang pendidikan, konteks budaya, karakter dan jenis kekhususan peserta didik;
  5. aktivitas dan penugasan selama BDR dapat bervariasi antar daerah, satuan pendidikan dan Peserta Didik sesuai minat dan kondisi masing- masing, termasuk mempertimbangkan kesenjangan akses terhadap fasilitas BDR;
  6. hasil belajar peserta didik selama BDR diberi umpan balik yang bersifat kualitatif dan berguna dari guru tanpa diharuskan memberi skor/nilai kuantitatif; dan
https://ainamulyana.blogspot.com/2020/05/surat-edaran-kemendikbud-nomor-15-tahun.html

https://ainamulyana.blogspot.com/2020/05/surat-edaran-kemendikbud-nomor-15-tahun.html
  1. mengedepankan pola interaksi dan komunikasi yang positif antara guru dengan orang tua/wali.
  1. Metode dan Media Pelaksanaan Belajar Dari Rumah

BDR dilaksanakan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dibagi ke dalam 2 (dua) pendekatan:

  1. pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (daring)
  2. pembelajaran jarak jauh luar jaringan (luring)

Dalam pelaksanaan PJJ, satuan pendidikan dapat memilih pendekatan (daring atau luring atau kombinasi keduanya) sesuai dengan ketersediaan dan kesiapan sarana dan prasarana.

  1. Media dan Sumber Belajar Pembelajaran Jarak Jauh Daring Pembelajaran di rumah secara daring dapat menggunakan gawai (gadget) maupun laptop melalui beberapa portal dan aplikasi pembelajaran daring, diantaranya:
    1. Informasi terkait COVID-19
NO.SUMBER INFORMASITAUTAN
1.Informasi       penanganan      COVID-19oleh       Gugus        Tugas       Percepatan Penanganan COVID-19https://covid19.go.id/
2.Portal            informasi             pendidikanKemendikbud selama COVID-19http://bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id/
  1. Media Pembelajaran Daring
NO.SUMBER DAN MEDIATAUTAN
1.Rumah Belajar oleh PusdatinKemendikbud.https://belajar.kemdikbud.go.id
2.TV edukasi Kemendikbud.https://tve.kemdikbud.go.id/live/
3.Pembelajaran Digital oleh Pusdatin dan SEAMOLEC.Kemendikbud.http://rumahbelajar.id
4.Tatap muka daring program sapa duta rumah belajarPusdatin Kemendikbud.pusdatin.webex.com.
5.LMS SIAJAR oleh SEAMOLEC,Kemendikbud.http://lms.seamolec.org
6.Aplikasi daring untuk paketA,B,C.http://setara.kemdikbud.go.id/
7.Guru berbagihttp://guruberbagi.kemdikbud.go.id
8.Membaca digitalhttp://aksi.puspendik.kemdikbud.go.id/membacadigital/
9.Video pembelajaranhttp://video.kemdikbud.go.id/
10.Suara edukasi Kemendikbudhttps://suaraedukasi.kemdikbud.go.id/
NO.SUMBER DAN MEDIATAUTAN
11.Radio edukasi Kemendikbudhttps://radioedukasi.kemdikbud.go.id/
12.Sahabat keluarga — Sumber Informasi dan bahan ajar pengasuhan dan pendidikankeluargahttps://sahabatkeluarga.kem dikbud.go.id/laman/
13.Ruang guru PAUD Kemendikbudhttp://anggunpaud.kemdikbud.go.id/
14.Buku sekolah elektronikhttps://bse.kemdikbud.go.id/
15.Mobile edukasi – Bahan ajar multimediahttps://m-edukasi.kemdikbud.go.id/me dukasi/
16.Modul Pendidikan Kesetaraanhttps://emodul.kemdikbud.go.id/
17.Sumber bahan ajar siswa SD,SMP, SMA, dan SMK.https://sumberbelajar.seamolec.org/
18.Kursus daring untuk Guru dariSEAMOLEC.http://mooc.seamolec.org/
19.Kelas daring untuk siswa danMahasiswahttp://elearning.seamolec.org/
20.Buku digital open-accesshttp://pustaka-digital.kemdikbud.go.id/
https://ainamulyana.blogspot.com/2020/05/surat-edaran-kemendikbud-nomor-15-tahun.html

Selain yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), terdapat juga sumber dan media pembelajaran yang dikelola oleh mitra penyedia teknologi pembelajaran yang dapat dilihat daftarnya                                             pada  laman https://bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id/category/aplikasi- pembelajaran/

  1. Media dan Sumber Belajar Pembelajaran Luring Pembelajaran di rumah secara luring dalam masa BDR dapat dilaksanakan melalui:
    1. televisi, contohnya Program Belajar dari Rumah melalui TVRI;
    2. radio;
    3. modul belajar mandiri dan lembar kerja;
    4. bahan ajar cetak; dan
    5. alat peraga dan media belajar dari benda dan lingkungan
  1. Aplikasi Pemantauan Kesehatan dan Risiko COVID-19.

Berikut beberapa aplikasi yang dapat digunakan untuk memantau kondisi COVID-19:

NO.NAMADESKRIPSITAUTAN
1.PeduliLindungiAplikasi pemantauan COVID-19. Dikelola oleh Gugus Tugas Percepatan COVID-19.https://play.goo gle.com/store/ap ps/details?id=co m.telkom.tracencare&hl=in
NO.NAMADESKRIPSITAUTAN
2.Inariks Personalaplikasi untuk mengetahui bahaya kebencanaan disekitar kita serta upaya yang dapat kita lakukan                                           secaramandiri. Dikeluarkan oleh BadanNasional                   Penanggulangan Bencanahttps://play.goo gle.com/store/ap ps/details?id=co m.inarisk.bnpb& hl=in
3.SehatPediaAplikasi layanan dan konsultasi kesehatan secara daring (telemedicine). Dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatanhttps://play.goo gle.com/store/ap ps/details?id=id. sehatpedia.apps&hl=in
https://ainamulyana.blogspot.com/2020/05/surat-edaran-kemendikbud-nomor-15-tahun.html

BAB II

PANDUAN PELAKSANAAN BELAJAR DARI RUMAH

  1. Pelaksanaan Belajar Dari Rumah oleh Dinas Pendidikan

Selama masa darurat COVID-19, dinas pendidikan dapat melakukan langkah-langkah pelaksanaan BDR sebagai berikut.

  1. Membentuk Pos Pendidikan

Dinas Pendidikan dalam masa darurat COVID-19 dapat membentuk Pos Pendidikan. Pos Pendidikan ini bertugas sebagai sekretariat penanganan darurat COVID-19 bidang pendidikan. Keanggotaan Pos Pendidikan terdiri dari unsur pemerintah, organisasi kemasyarakatan, lembaga usaha dan media. Pos pendidikan ini merupakan bagian dari Gugus Tugas COVID-19 di daerah.

Dalam melaksanakan tugasnya, Pos Pendidikan melakukan koordinasi secara daring di daerah dengan:

  1. gugus tugas penanganan COVID-19 setempat untuk menggordinasikan penanganan COVID-19;
  2. dinas kesehatan setempat untuk menggordinasikan penanganan kesehatan termasuk ada/tidaknya peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan yang terpapar COVID-19 (menjadi ODP, PDP, atau terkonfirmasi positif);
  3. badan penanggulangan bencana daerah setempat: untuk menggordinasikan penyelenggaraan penanggulangan bencana;
  4. dinas sosial setempat untuk pengupayaan saluran layanan dukungan psikososial di tingkat daerah dan satuan pendidikan, memastikan keamanan situasi dan kondisi pendidik, tenaga pendidikan, dan peserta didik secara fisik dan mental, dan pemenuhan kebutuhan pendampingan psikososial bagi pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik;
  5. dinas komunikasi dan informatika untuk menggordinasikan ketersediaan akses komunikasi dan jaringan telekomunikasi untuk pelaksanaan BDR;
  6. organisasi masyarakat, komunitas, media dan dunia usaha yang dapat membantu dalam proses penyelenggaraan pendidikan selama masa darurat
  1. Melakukan koordinasi secara daring dengan Kemendikbud melalui Sekretariat Nasional Satuan Pendidikan Aman Bencana (Seknas SPAB), Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) dan Pusat Pengembangan/Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PP/BP-PAUD Dikmas) terkait pelaksanaan kebijakan
  2. Melakukan pendataan di daerah

Pemerintah daerah wajib melakukan pendataan pelaksanaan BDR sesuai dengan format yang disediakan Kemendikbud melalui tautan http://data.spab.kemdikbud.go.id. Pendataan mencakup antara lain:

  1. warga satuan pendidikan terpapar COVID-19 (ODP, PDP, terkonfirmasi positif);
  1. akses terhadap internet dan listrik;
  2. kondisi, kesiapan dan kebutuhan belajar peserta didik selama BDR:
    • jumlah dan sebaran peserta didik yang tinggal di lingkungan pengasuhan alternatif seperti panti asuhan,
    • jumlah dan sebaran peserta didik yang terdampak bencana lain seperti banjir, tinggal pengungsian (hunian sementara), atau tempat tinggal yang tidak
    • jumlah dan sebaran peserta didik yang tidak memiliki akses sarana pembelajaran daring maupun
  3. pemetaan lembaga baik pemerintah, organisasi masyarakat, media, dunia usaha yang memiliki sumberdaya dan inisiatif untuk mendukung kegiatan BDR (siapa melakukan apa dimana dan kapan serta sumberdaya yang dimiliki masing-masing lembaga).
  1. Menyusun dan menetapkan kebijakan pendidikan selama masa darurat COVID-19 di daerahnya dalam hal:
    1. program, kegiatan dan anggaran untuk melaksanakan kebijakan pendidikan selama masa darurat COVID-19;
    2. durasi waktu pelaksanaan kebijakan BDR;
    3. mekanisme penerimaan peserta didik baru yang mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19, termasuk mencegah berkumpulnya peserta didik dan orangtua secara fisik di satuan pendidikan;
    4. mekanisme pelaksanaan ujian satuan pendidikan, kenaikan tingkat, dan kelulusan peserta didik; dan
    5. pembukaan kembali pembelajaran di satuan
  2. Memfasilitasi pembelajaran daring dan/atau luring
    1. memaksimalkan media pembelajaran daring yang dimiliki masing- masing daerah;
    2. melakukan bimbingan teknis dan pelatihan untuk guru dan tenaga kependidikan yang membutuhkan pendampingan terkait pembelajaran jarak jauh;
    3. mendorong dan memfasilitasi partisipasi masyarakat dalam proses BDR;
    4. kerja sama dengan perpustakaan daerah, taman bacaan masyarakat, organisasi pemerintah dan non pemerintah lainnya untuk penyediaan modul mandiri dan buku untuk pembelajaran luring di daerah yang tidak ada listrik;
    5. kerja sama dengan televisi dan radio daerah untuk pembelajaran luring di daerah yang ada listrik, melalui:
      • televisi

Penyampaikan materi dapat disampaikan oleh penyiar atau guru dan tenaga pendidikan yang telah ditentukan. Dalam prosesnya perlu memperhatikan:

  1. penyampaian materi pelajaran mudah dipahami dan inklusif dengan menggunakan berbagai media interaktif seperti videografis, infografis, demonstrasi, menggunakan alat

peraga, mempromosikan permainan dan kuis interaktif (via telepon/SMS)

  1. siarkan dan buat program tersebut dalam siaran ulang agar bisa diikuti apabila ada yang
  2. pelajaran harus se-interaktif mungkin, dimungkinkan bagi peserta didik untuk tampil di
  3. mempertimbangkan kebutuhan untuk peserta didik, khususnya penyandang disabilitas (disediakan pengantar bahasa isyarat).
  • radio

Materi dapat disampaikan oleh penyiar atau oleh guru yang telah ditentukan. Dalam penyiaran memperhatikan hal berikut ini:

  1. membagikan secara luas jadwal program dengan berbagai cara agar diketahui masyarakat dan orang tua/wali;
  2. melakukan siaran langsung secara interaktif, misalnya menggunakan kuis atau mempromosikan permainan;
  3. mendukung peserta didik untuk berinteraksi melalui telepon (jika memungkinkan);
  4. materi pembelajaran dipilih sesuai kebutuhan seperti pendidikan karakter dan kecakapan hidup, keagamaan, pola hidup sehat, pencegahan penyebaran penyakit COVID-19, dan lainnya;
  5. dalam hal pengembangan materi pembelajaran melalui radio, dinas pendidikan dapat berkoordinasi dengan pengelola:
    • Radio edukasi                            Kemendikbud https://radioedukasi.kemdikbud.go.id/
    • Radio suaraedukasi AM 1440 Khz Kemendikbud melalui surel suaraedukasi@kemdikbud.go.id dan laman https://suaraedukasi.kemdikbud.go.id/
  6. Melakukan penyebaran informasi dan edukasi pencegahan COVID-19 melalui grup media daring, radio, pengumuman keliling, serta menginformasikan perkembangan penanganan darurat COVID-19 bidang pendidikan kepada
  7. Melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan BDR oleh satuan pendidikan.
  8. Melaporkan perkembangan pelaksanaan kebijakan BDR kepada Kemendikbud dan menginformasikan perkembangan BDR kepada masyarakat secara
  1. Pelaksanaan Belajar Dari Rumah oleh Kepala Satuan Pendidikan

Selama masa darurat COVID-19, kepala satuan pendidikan melakukan langkah-langkah pelaksanan BDR sebagai berikut.

  1. Menetapkan model    pengelolaan    satuan    pendidikan    selama    BDR, diantaranya:
    1. bekerja dan    mengajar     dari    rumah     bagi    guru    dan    tenaga
  1. menentukan jadwal piket apabila diperlukan. Dalam hal dilakukan piket hendaknya berkoordinasi dengan dinas pendidikan dan gugus tugas penanganan COVID-19
  1. Memastikan sistem pembelajaran yang terjangkau bagi semua peserta didik termasuk peserta didik penyandang
  2. Membuat rencana keberlanjutan pembelajaran. Jika masa darurat COVID-19 dan kegiatan BDR diperpanjang maka perlu mengoordinir para guru untuk berkreasi dengan menggunakan bahan ajar yang terdiri dari:
    1. instruksi dan materi pembelajaran daring dengan menggunakan media dan sumber belajar
    2. instruksi dan materi pembelajaran luring dengan menggunakan televisi, radio, buku, dan modul pembelajaran mandiri peserta
    3. intruksi untuk melakukan adaptasi materi pembelajaran untuk peserta didik penyandang
  3. Melakukan pembinaan dan pemantauan kepada guru melalui laporan pembelajaran yang dikumpulkan setiap minggu
    1. memastikan guru memfasilitasi pembelajaran jarak jauh baik secara daring maupun luring;
    2. memastikan rencana pelaksanaan pembelajaran menerapkan pembelajaran bermakna, kegiatan kecakapan hidup dan aktivitas fisik; dan
    3. memastikan adanya materi edukasi untuk orang tua/wali peserta didik terkait pencegahan COVID-19 dan menerapkan pola perilaku hidup bersih di
  4. Memastikan ketersediaan sarana dan prasarana yang dimiliki guru dalam memfasilitasi pembelajaran jarak jauh baik secara daring maupun luring selama darurat COVID-19.
    1. Ketersediaan gawai/komputer/laptop untuk fasilitas pembelajaran daring.
    2. Akses ke media pembelajaran daring dan
    3. Distribusi sarana pembelajaran luring dan alat peraga ke rumah peserta didik termasuk alat peraga pendidikan bagi peserta didik penyandang disabilitas (bagi yang tidak memiliki akses ke pembelajaran daring).
    4. Berkoordinasi dengan dinas pendidikan, dan/atau dinas sosial, dan/atau dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak untuk pengupayaan adanya layanan dukungan psikososial bagi pendidik, orang tua/wali, dan peserta didik. Layanan psikososial dapat menggunakan berbagai saluran, diantaranya:
      • layanan psikososial yang disediakan oleh Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan COVID-19 melalui pusat panggilan atau call center 119 extention 8;
      • layanan psikososial oleh Himpunan Psikologi Indonesia melalui http://bit.ly/bantuanpsikologi;
      • layanan psikososial oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Indonesia http://www.pdskji.org/; dan/atau
  • layanan psikososial oleh pekerja sosial, hubungi dinas sosial setempat.
  1. Membuat program pengasuhan untuk mendukung orang tua/wali dalam mendampingi peserta didik belajar, minimal satu kali dalam satu minggu. Materi tentang pengasuhan dapat dilihat pada laman https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/laman/
  2. Membentuk tim siaga darurat untuk penanganan COVID-19 di satuan pendidikan, memberikan pembekalan mengenai tugas dan tanggung jawab kepada tim, dan berkoordinasi dengan dinas pendidikan dan/atau gugus tugas penanganan COVID-19 setempat dan/atau fasilitas kesehatan/rujukan penanganan COVID-19
  3. Memberikan laporan secara berkala kepada dinas pendidikan dan/atau pos pendidikan daerah terkait:
    1. kondisi kesehatan warga satuan pendidikan;
    2. metode pembelajaran         jarak         jauh        yang         digunakan (daring/luring/kombinasi daring dan luring);
    3. jumlah peserta didik yang belum bisa terlayani;
    4. kendala pelaksanaan BDR; dan
    5. praktik baik dan capaian hasil belajar peserta
  1. Pelaksanaan Belajar Dari Rumah oleh Guru

Guru memfasilitasi pelaksanaan PJJ secara daring, luring, mupun kombinasi keduanya sesuai kondisi dan ketersediaan sarana pembelajaran.

  1. Menyiapkan rencana pelaksanaan pembelajaran jarak jauh

Referensi perencanaan PJJ baik secara daring maupun luring dapat dilihat pada portal Guru Berbagi https://guruberbagi.kemdikbud.go.id/. Dalam menyiapkan pembelajaran, guru perlu memastikan beberapa hal berikut:

  1. memastikan kompetensi pembelajaran yang ingin dicapai. dilarang memaksakan penuntasan kurikulum dan fokus pada pendidikan kecakapan
  2. menyiapkan materi pembelajaran. Dalam pelaksanaan BDR, materi dapat difokuskan pada:
    • literasi dan numerasi;
    • pencegahan dan penanganan pandemi COVID-19;
    • Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas);
    • kegiatan rekreasional dan aktivitas fisik;
    • spiritual keagamaan; dan/atau
    • penguatan karakter dan
  3. menentukan metode dan interaksi yang dipakai dalam penyampaian pembelajaran melalui daring, luring, atau kombinasi
  4. menentukan jenis media pembelajaran, seperti format teks, audio/video simulasi, multimedia, alat peraga, dan sebagainya yang sesuai dengan metode pembelajaran yang digunakan; dan
  5. guru perlu meningkatkan kapasitas dengan mengikuti pelatihan daring yang disediakan oleh pemerintah maupun lembaga

nonpemerintah guna mendukung keterampilan menyelenggarakan PJJ pada situasi darurat COVID-19.

  1. Fasilitasi pembelajaran jarak jauh daring

Waktu pembelajaran daring sepanjang hari menyesuaikan ketersediaan waktu, kondisi, dan kesepakatan peserta didik dan orangtua/walinya. Proses pembelajaran daring terdiri atas:

  1. tatap muka Virtual melalui video conference, teleconference, dan/atau diskusi dalam group di media sosial atau aplikasi Dalam tatap muka virtual memastikan adanya interaksi secara langsung antara guru dengan peserta didik.
  2. Learning Management System (LMS). LMS merupakan sistem pengelolaan pembelajaran terintegrasi secara daring melalui Aktivitas pembelajaran dalam LMS antara lain pendaftaran dan pengelolaan akun, penguasaan materi, penyelesaian tugas, pemantauan capaian hasil belajar, terlibat dalam forum diskusi, konsultasi dan ujian/penilaian. Contoh LMS antara lain kelas maya rumah belajar, google classroom, ruang guru, zenius, edmodo, moodle, siajar LMS seamolec, dan lain sebagainya.

Berikut langkah-langkah pelaksanaan PJJ daring oleh pendidik:

Pra pembelajaranSaat pembelajaranUsai pembelajaran
Tatap mukavirtualLMS
1.    Siapkan       nomor telepon           orang tua/wali peserta didik                   atau peserta didik dan buat                   grup WhatsApp       (atau aplikasi komunikasi lainnya)     sebagai media       interaksi dan komunikasi.2.    Diskusikan dengan                           orang tua/wali peserta didik                   atau peserta didik:a.   ketersediaan gawai/laptop/ komputer dan akses internet;b.   aplikasi media pembelajaran daring         yang1.  Periksa kehadiran peserta          didik dan         pastikan peserta          didik siap     mengikuti pembelajaran.2.  Mengajak peserta          didik berdoa sebelum dan          sesudah pembelajaran.3.  Penyampaian materi         sesuai dengan     metode yang digunakan.4.  Selalu      berikan kesempatan pada          pesertadidik             untuk bertanya, mengemukakan pendapat,dan/atau1.  Komunikasi dengan         orang tua/wali peserta didik                 ataupeserta          didik terkait penugasan belajar.2.  Berkomunikasi dengan         orang tua/wali peserta didik                 ataupeserta          didik memastikan peserta          didik siap      mengikuti pembelajaran dan mengakses LMS.3.  Memantau aktivitas peserta didik             dalam LMS.4.  Membukalayanan1.  Setiap         peserta didik           mengisi lembar     aktivitas sebagai         bahan pemantauan belajar harian.2.  Mengingatkan orang        tua/wali peserta            didik atau             pesertadidik               untuk mengumpulkan foto                lembar aktivitas            dan penugasan.3.  Memberikan umpan             balikterhadap         hasil karya/tugas peserta didik/lembar refleksi pengalaman belajar.
Pra pembelajaranSaat pembelajaranUsai pembelajaran
Tatap mukavirtualLMS
akan digunakan;c. carapenggunaan aplikasi daring;d. Materi            dan jadwal pembelajaran daring.3.    Buat     RPP     yang sesuai         dengankondisi                dan akses pembelajaran daring.4.    Memastikan orang        tua/wali peserta             didik atau             peserta didik mendukung proses pembelajarandaring.melakukan refleksi.konsultasi bagi peserta didik yang mengalami kesulitan.
  1. Fasilitasi pembelajaran jarak jauh luring

Proses Pembelajaran luring dapat dilaksanakan dengan: (a) menggunakan media buku, modul dan bahan ajar dari lingkunan sekitar;

(b) menggunakan media televisi; dan (c) menggunakan radio.

  1. langkah fasilitasi PJJ luring menggunakan media buku, modul dan bahan ajar dari lingkunan sekitar

Waktu pembelajaran dan pengumpulan hasil belajar disepakati dengan peserta didik dan/atau orang tua/wali dan sesuai dengan kondisi.

Pra pembelajaranSaat pembelajaranUsai pembelajaran
1.  menyiapkan RPP2.  menyiapkan bahan ajar, jadwal dan penugasan kemudian mengirimkannya ke peserta didik/orang tua/wali3.  Memastikan semua peserta didik telah mendapatkan lembarjadwal dan penugasan.1.    Pembelajaran luring                           dibantuorang             tua/wali peserta didik sesuai dengan jadwal dan penugasan yang telah diberikan.2.   Guru                     dapat melakukan kunjungan                kerumah              peserta1.  Setiap peserta didik mengisi lembar aktivitas sebagai bahan pemantauan belajar harian2.  Orang tua/wali peserta didik memberikan tandatangan pada tiap sesi belajaryang telah tuntas di
Pra pembelajaranSaat pembelajaranUsai pembelajaran
4.  Jadwal pembelajaran dan penugasan belajar diambil oleh orang tua/wali peserta didik sekali seminggu di akhir minggu dan atau disebarkan melalui media komunikasi yang tersedia.5.   Guru dan orang tua/wali peserta didik yang bertemu untuk menyerahkan jadwal dan penugasan diwajibkan melakukan prosedur keselamatan pencegahan COVID-19.didik                     untuk melakukan pengecekan           dan pendampingan belajar.       Jika       ini dilaksanakan, wajib melakukan prosedur pencegahan penyebaran COVID- 19.3. Berdoa bersama sebelum                  dan sesudah belajar.lembar pemantauan harian.3.  Penugasan diberikan sesuai dengan jadwal4.  Muatan penugasan adalah pendidikan kecakapan hidup, antara lain mengenai pandemi COVID-19. Selain itu, perlu dipastikan adanya konten rekreasional dan ajakan melakukan olahraga/ kegiatan fisik dalam upaya menjaga kesehatan mental dan fisik peserta didik selama periode BDR.5.  Hasil penugasan berikut lembar pemantauan aktivitas harian dikumpulkan setiap akhir minggu sekaligus mengambil jadwal dan penugasan untuk minggu berikutnya. Ini dapat juga dikirim melalui alatkomunikasi.
  1. Langkah fasilitasi pembelajaran jarak jauh luring menggunakan televisi dan radio

waktu pembelajaran dan pengerjaan tugas disesuaikan dengan jadwal tayang/siaran dan waktu pengumpulan tugas setiap akhir minggu atau disesuaikan dengan kondisi peserta didik ketersediaan waktu peserta didik dan orang tua/wali.

Pra-pembelajaranSaat pembelajaranUsai pembelajaran
1.    Mendapatkan informasi mengenai jadwal pembelajaran melalui televisi/radio.2.    menyosialisasikan jadwal pembelajaran kepada orang tua/wali dan peserta didik.1.  Guru                           ikut menyaksikan pembelajaran Televisi/Radio2.  Guru               mencatat pertanyaan/ penugasan             yang diberikan      di     akhir pembelajaran3.  Guru               membuattugas            tambahan informasi berdasarkan pembelajaran televisi/radio         (jika dibutuhkan)4.  Berdoa sebelum dansesudah belajar.1. Guru membuat kunci jawaban atas penugasan2    Mengumpulkan                 hasil penugasan sesuai dengan waktu yang ditentukan.3    Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan ketuntasan                    seluruh aktivitas dan penugasan
  1. Pelaksanaan Belajar Dari Rumah oleh Peserta Didik
    1. Pembelajaran daring oleh peserta didik

Waktu PJJ daring sepanjang hari, menyesuaikan waktu dan kondisi orang tua/wali peserta didik atau peserta didik dan kesepakatan dengan guru atau satuan pendidikan

Pra pembelajaranSaat pembelajaranUsai pembelajaran
tatap muka virtualLMS
1.    Siapkan perangkat pembelajaran daring baik gawai pintar       maupun laptop,     pastikan kuota         internetdan               baterai cukup.2.    Pastikan memiliki                         nomor telepon guru dan masuk ke dalam grup daring yang telah dibuat, di bawah pengawasan orang        tua/wali peserta didik.3.    Pelajari             cara kerja aplikasi dan1.    Sampaikan        diri siap        mengikuti pembelajaran dengan            tatapmuka             virtual dengan menuliskan nama                         atau pastikan terlihat di        video       (jika memungkinkan).2.    Berdoa sebelum dan             sesudah pembelajaran.3.    Menuliskan      dan menyampaikan refleksi diri atas situasi               yang terjadi.4.    Pahami         jadwal pembelajaran1.   Berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran.2.   Pahami       jadwal pembelajaran serta            tujuan pembelajaran.3.   Selesaikan semua aktivitas dalam               LMS sesuai        dengan jadwal (penguasaan materi,         tugas, penilaian).4.   Berkonsultasi dengan          guru,dan                 orang tua/wali      dalam menyelesaikan aktivitas      dalamLMS.1.  Isi                    lembar pemantauan pembelajaran (jika ada).2.  Kumpulkan tugas hari ini (jika ada).3.  Kumpulkan dokumentasi (foto) pembelajaran hari ini.4.  Sampaikan           ke guru atau orang tua/wali jika ada kesulitan mengakses pembelajaran daring hari ini.5.  Tuliskan rencana kegiatan setelah jam belajar.
Pra pembelajaranSaat pembelajaranUsai pembelajaran
tatap muka virtualLMS
aturan komunikasinya.4.    Siapkan tempat di rumah yang cukup nyaman untuk belajar, alat                    tulis,catatan,             dan buku pegangan.5.    Buatlah target belajar hari itu.serta              tujuan pembelajaran.5.    Ikuti instruksi dan                 materi pembelajaran.6.    Aktif                dalam diskusi dengan guru.7.    Selesaikan tugas dari guru, ajak diskusi orang tua/wali.8.    Ambilkesimpulan pembelajaran.5.   Sampaikan progres penyelsaian aktivitas      dalam LMS             kepada guru dan orang tua/wali.6.   Ambilkesimpulan pembelajaran hari ini.
  1. Pembelajaran luring oleh peserta didik
    1. Pembelajaran Luring menggunakan buku, modul media buku, modul dan bahan ajar dari lingkunan sekitar

Waktu: Sepanjang Hari, menyesuaikan waktu dan kondisi orang tua/wali. Pengumpulan tugas di akhir minggu, atau disesuaikan dengan kondisi peserta didik

Pra pembelajaranSaat pembelajaranUsai pembelajaran
1.    Siapkan buku atau piranti pembelajaran pembelajaran                yang dimiliki di rumah.2.    Peserta didik harus mengetahui              metode pembelajaran yang akan dijalani secara mandiri di rumah.3.    Ajak orang tua/wali peserta didik untuk mendukung               proses pembelajaran.4.    Peserta didik telah memiliki                       jadwal pembelajaran                  dan lembar pemantauan dariguru.1.    Berdoa                   sebelum kegiatan.2.    Pahami                      materi pembelajaran sesuai dengan instruksi dari guru.3.    Ajak diskusi orang tua/wali peserta didik atau orang dewasa yang ada di rumah untuk                            membantu proses belajar.4.    Selesaikan penugasan dari guru.1.Tutup dengan doa. 2.Mengisi                 lembarpemantauan harian. 3.Kumpulkan dokumentugas (dan foto) pembelajaran hari ini.4.Dokumen               tugas, lembar pemantauan harian disampaikan ke guru setiap akhir minggu                       atau disesuaikan dengan kondisi peserta didik.
  1. Pembelajaran luring dengan media televisi dan radio nasional atau daerah

Waktu belajar sesuai dengan jam tayang pembelajaran televisi dan radio. Waktu mengerjakan dan pengumpulan tugas sesuai dengan kesepakatan dengan pendidik.

Pra pembelajaranSaat pembelajaranUsai pembelajaran
1.    Peserta                       didik mendapatkan informasi        mengenai jadwal      pembelajaran televisi dan radio2.    Peserta didik mencari bahan      bacaan      dari buku/modul pembelajaran mandiri terkait       topik       yang akan           ditayangkan keesokan harinya.3.    Peserta                       didik mempelajari bahan bacaan                        yang diperoleh.4.    Siapkan                 piranti pembelajaran (televisi dan radio), buku, dan alat tulis.5.    Ajak orang tua/wali peserta didik untuk mendukung prosespembelajaran.1.    Berdoa                       sebelum kegiatan.2.    Peserta                              didik menyaksikan pembelajaran televisi dan radio.3.    Peserta didik mencatat hal-hal yang ingin ditanyakan.4.    Jalankan pembelajaran hari             ini             dengan komitmen dan gembira.1.    Tutup dengan doa.2.    Peserta                  didik mengerjakan penugasan.3.    Mengisi             lembar pemantauan harian.4.    Peserta                  didik mengumpulkan penugasan             dan lembar pemantauan sesuai               dengan waktu     yang     telah disepakati.5.    Menuliskan rencana                          kegiatan setelah jam belajar.
  1. Pelaksanaan Belajar Dari Rumah oleh Orang Tua/Wali Peserta Didik Pendampingan PJJ baik secara daring dan luring oleh orang tua/wali terhadap peserta didik menyesuaikan kondisi, dan ketersediaan waktu dan sarana dan prasarana
    1. Pendampingan pembelajaran daring

Waktu pembelajaran sesuai dengan kesepakatan dengan guru dan peserta didik. Berikut langkah pendampingan belajar daring terhadap peserta didik.

Pra pembelajaranSaat pembelajaranUsai pembelajaran
tatap muka virtualLMS
1. Orang tua/wali peserta       didik harus memiliki nomor telepon guru               dan bergabung      ke dalam        group komunikasi satuan pendidikanjika ada1.    Orang       tua/wali peserta             didik mendampingi dan                memantau proses pembelajaran daring2.    Orang       tua/wali mendorong peserta didik agaraktif               selama1.    Orang tua /wali peserta            didik berkoordinasi dengan            guru untuk penugasan belajar2.    Orang       tua/wali mendampingi dan               memantauaktivitas1. Orangtua/wali peserta      didik memastikan peserta      didik mengisi lembar aktivitas sebagai bahan pemantauanbelajar harian
Pra pembelajaranSaat pembelajaranUsai pembelajaran
tatap muka virtualLMS
2.    Orang tua/wali mendiskusika n             rencana pembelajaran yang       inklusif bersama guru sesuai kondisi peserta didik,3.    Orang tua/wali menyiapkan perangkat pembelajaran daring4.    Orang           tua/ wali         peserta didik memastikan peserta       didik siap mengikuti pembelajaran daringproses pembelajaran3. Membantu       anak secara            teknis dalam mengoperasikan aplikasi               dan teknologianaknya       dalam LMS3. Membantu anak secara           teknis dalam mengoperasikan aplikasi              dan teknologi2.    Orangtua/wali peserta      didik mengumpulka n foto lembar aktivitas       dan penugasan setiap hari3.    Orang          tua/ wali           secara aktif berdiskusi dengan       guru terkait tantangan dan kendala      yang dihadapi selama proses pembelajaran daring
  1. Pendampingan pembelajaran luring menggunakan buku dan modul media buku, modul, dan bahan ajar dari lingkunan sekitar
Pra pembelajaranSaat pembelajaranUsai pembelajaran
1.  Orang                    tua/wali berkoordinasi dengan guru mendiskusikan rencana pembelajaran.2.  Orang                    tua/wali mengambil bahan ajar ke satuan pendidikan sesuai dengan waktu yang dijadwalkan3.  Orang                    tua/wali menyiapkan waktu dirumah untuk belajar secara mandiri4.  Orang                    tua/wali memastikan tempat dan fasilitas belajar nyaman1.   Orang                      tua/wali membantu                proses belajar luring sesuai dengan jadwal dan penugasan yang telah diberikan.2.   Berdoa                    bersama sebelum dan sesudah belajar.1.    Orang                 tua/wali memastikan peserta didik mengisi lembar aktivitas              sebagai bahan pemantauan belajar harian2.   Orang                  tua/walipeserta                       didik memberikan tandatangan           pada tiap sesi belajar yang telah tuntas di lembar pemantauan harian.3.   Hasil               penugasan berikut                   lembar pemantauan aktivitas harian dikumpulkan setiap akhir minggu sekaligus mengambil jadwal dan penugasanuntuk                    minggu
Pra pembelajaranSaat pembelajaranUsai pembelajaran
berikutnya. Ini dapat juga dikirim melalui alat komunikasi.4. Orang                  tua/walisecara                          aktifberdiskusi dengan guru                         terkait tantangan                   dankendala                      yangdihadapi selama proses      pembelajaranluring
https://ainamulyana.blogspot.com/2020/05/surat-edaran-kemendikbud-nomor-15-tahun.html
  1. Pendampingan pembelajaran     luring    dengan     media     televisi/radio nasional/daerah
Pra pembelajaranSaat pembelajaranUsai pembelajaran
1.    Orang                           tua/wali mengetahui jadwal jadwal pembelajaran TV dan radio.2.    Orang tua/wali membantu peserta       didik        mencari bahan          bacaan           dari buku/modul pembelajaran                        mandiri terkait topik yang akan ditayangkan            keesokan harinya.3.    Menyiapkan                  piranti pembelajaran (televisi/radio), buku dan alat tulis.4.    Orang                           tua/wali mendukung                   proses pembelajaran.5.    Memastikan peserta didik siap                            mengikuti pembelajaran (misal: telahmandi, telah sarapan).1.   Berdoa        sebelum kegiatan.2.   Orang          tua/wali ikut menyaksikan pembelajaran TV/Radio.3.   Memastikan peserta               didik mengikuti pembeajaran dengan        nyaman dan gembira.1.   Orang                  tua/wali memastikan peserta didik mengisi lembar aktivitas               sebagai bahan pemantauan belajar harian.2.   Orang                  tua/wali peserta      didik      didik memberikan tandatangan           pada tiap sesi belajar yang telah tuntas di lembar pemantauan.3.   Hasil               penugasan berikut                   lembar pemantauan aktivitas harian dikumpulkan setiap akhir minggu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.